Sinergi Keagamaan, Anggota DPRD Kukar Hadiri Haul Pendiri Yayasan Saunah Kaltim
Yayasan Saunah Kaltim menerima kunjungan kehormatan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara, Taufik Ridiannur, S.Sos. Kehadiran legislator tersebut dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus menghadiri pembacaan doa haul untuk mengenang almarhum Junaidi, S.Sos., M.Si, pendiri yayasan yang dikenal sangat peduli terhadap pendidikan Islam.
Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kehangatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, para ustadz, santri Rumah Tahfidz Saunah, serta tokoh masyarakat setempat. Momentum ini menjadi wadah memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, legislatif, dan masyarakat sekitar.
Apresiasi Legislator untuk Pendidikan Quran
Dalam sambutannya, Taufik Ridiannur menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi nyata Yayasan Saunah Kaltim dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan berjiwa Qur’ani. Ia menegaskan bahwa keberadaan lembaga pendidikan berbasis Islam memiliki peran vital dalam menanamkan fondasi nilai-nilai keagamaan sejak usia dini kepada anak-anak.
Sebagai informasi, Yayasan Saunah Kaltim didirikan oleh almarhum Junaidi, S.Sos., M.Si, seorang tokoh yang semasa hidupnya sangat berdedikasi tinggi terhadap kemajuan pendidikan Islam di daerah. Salah satu program unggulan yang terus dijalankan yayasan hingga saat ini adalah pembinaan santri agar mampu menghafal Al-Qur’an 30 juz (hafidz 30 juz). Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen mencetak generasi emas yang cerdas secara spiritual dan intelektual.
Doa Bersama untuk Sang Pendiri
Acara inti pembacaan doa haul dipimpin langsung oleh Ustadz Agus Prasetyo, S.Pd.I, selaku Pembina Rumah Tahfidz Saunah. Seluruh hadirin tampak khusyuk memanjatkan doa, memohon agar segala amal ibadah dan perjuangan almarhum Junaidi dalam dunia pendidikan dicatat sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir tiada putus.
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan mampu memperkokoh hubungan kerja sama yang harmonis antara pihak yayasan, masyarakat, serta pemangku kebijakan. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus mengalir guna melanjutkan cita-cita luhur almarhum dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an di Kalimantan Timur.